Bersiap, Xiaomi Black Shark 2 Akan Dirilis Tanggal 18 Maret Mendatang

Salah satu pionir smartphone gaming, Xiaomi Black Shark disebut-sebut akan segera merilis smartphone terbarunya pada tanggal 18 Maret mendatang. Kabar ini bukan sekedar rumor sebab poster untuk smartphone gaming terbaru Black Shark 2 ini sudah menyebar melalui laman sosial media China, Weibo.
Sebagai penerus dari smartphone gaming terkenal Black Shark, yang sebelumnya ada dua model yaitu Black Shark dan Black Shark Helo, Black Shark 2 ini tentu saja mempunyai pembaruan-pembaruan yang dijamin bakal menjadikannya lebih baik daripada seri sebelumnya. Beberapa pecahan yang mendapat upgrade tentu saja ialah peningkatan dalam hal chipset, yang disebut-sebut akan memakai Snapdragon 855 dengan RAM mulai dari 8GB sampai 12GB.
Segmen smartphone gaming dikala ini masih merupakan segmen panas, sebab ada beberapa smartphone gres yang khusus dibentuk untuk meramaikan segmen ini, ibarat yang terbaru ialah sub-brand Vivo yang gres saja merilis smartphone gres yang fokus untuk para gamers dengan mengusung smartphone menjanjikan, dengan tagline “Monster Inside” namun harganya terjangkau. Belum lagi Meizu yang juga disebut-sebut akan merilis smartphone gaming dalam waktu dekat.
Sementara itu, Black Shark 2 selain mempunyai peningkatan-peningkatan dalam segi hardware, desain atau tampilan luarnya juga mendapat sentuhan gres untuk memberi kesegaran. Meski secara umum masih terdapat kemiripan dengan dua seri Black Shark terdahulu, tetapi terdapat perbedaan yang cukup jelas. Terutama pecahan belakang, pada pecahan kamera, dimana pada Black Shark 2 ini kamera digeser ke samping dengan penempatan atas bawah. 
Untuk memanjakan para gamers, Black Shark 2 akan mempunyai fitur-fitur canggih yang menciptakan aktifitas gaming akan menjadi lebih menarik. Misalnya fitur 27W fast charging yang memperlihatkan pengisian baterai lebih cepat. Kemudian tak ketinggalan sistem pendingin untuk menjaga perangkat tetap berada dalam kondisi masbodoh meskipun dalam pemakaian ekstrim. Tetapi Xiaomi masih merahasiakan banyak sekali hal lainnya, terutama harga yang akan ditetapkan untuk smartphone gaming terbaru ini.

Konsep Xiaomi Mi 9 Muncul, Nyaris Tanpa Bezel Dan Tiga Kamera Belakang

Xiaomi belum ada tanda-tanda akan merilis smartphone gres sesudah tahun kemudian merilis Mi Mix 3 yang cukup menarik perhatian dengan konsep slider-nya. Kemudian kejutan oleh Xiaomi bukan alasannya yakni smartphone gres tetapi lepasnya Redmi menjadi merk sendiri dan hingga ketika ini telah merilis satu smartphone gres yang menghebohkan. Mudah sesudah Redmi berpisah, varian smartphone Xiaomi hanyalah Mi. Sebelumnya Mi dan Redmi merupakan lini smartphone Xiaomi yang menargetkan pasar yang berbeda. Redmi untuk entry hingga mid, sementara Mi untuk segmen Up-mid hingga flagship. 
Lalu apakah Xiaomi sudah mempunyai rencana untuk merilis varian Mi ini dalam waktu dekat? Mengingat Mi sekarang menjadi satu-satunya varian yang dimiliki Xiaomi, tentu Xiaomi harus memikirkan hal ini. Tetapi nampaknya mereka sudah mempunyai rencana untuk seri Mi ini ke depannya. Dan memang, alasannya yakni sebuah desain smartphone gres yang diduga yakni Mi 9 bocor ke publik.
Bocoran Xiaomi Mi 9 ini nampak sangat berbeda dengan seri Mi 8 Series lalu, yang terlihat kompak dengan notch yang tidak mengecewakan besar. Pada desain Mi 9 ini, bab depan terlihat nyaris tak ada bezel di kanan kiri dan bawah, sementara di bab atas terdapat waterdrop notch yang juga sangat minimalis sehingga tak terlalu mengganggu layarnya yang menjadi sangat lega. Entah kenapa Mi 9 ini tidak mengadopsi punch-hole yang nampaknya akan segera naik daun.
Layarnya sendiri berukuran 6,4 inchi dengan rasio 19.5:9 yang tentu sangat lega, apalagi resolusinya terbilang sangat luar biasa yaitu 2K. Sementara untuk bab belakang, bodinya terlihat terbuat dari kaca, dengan tiga kamera dengan penempatan seolah-olah Huawei P20 Pro. Tak terlihat adanya sensor sidik jari di belakang sehingga kemungkinan besar Mi 9 ini memakai sensor sidik jari di bawah layar. Memang, beberapa waktu kemudian terlihat Xiaomi sedang mendemonstrasikan sebuah fitur under display fingerprint yang agak berbeda dengan yang lainnya dimana seluruh permukaan layarnya sanggup dipakai untuk membuka perangkat.
Sementara untuk bab dalamnya, Snapdragon 855 kemungkinan besar dipilih untuk Mi 9. Bisa jadi Mi 9 ini dengan Snapdragon 855 akan dimaksimalkan untuk perangkat yang akan mendukung jaringan 5G. Untuk RAM-nya kemungkinan akan memakai RAM sebesar 10GB dengan memori internal 512GB. Untuk mendukung kinerjanya, Mi 9 disebut akan mempunyai baterai sebesar 3,500mAh dengan santunan fast charging. Selain itu dikabarkan juga akan mendapat sertifikasi IP68 untuk proteksi dari air dan debu. Untuk harganya, dikabarkan akan mulai dari kurang lebih Rp 6,2 jutaan tergantung besaran RAM dan memori internal, dan kemungkinan akan mulai dipasarkan pada Maret 2019 mendatang.

Ceo Redmi Konfirmasi Akan Segera Rilis Smartphone Flagship Dengan Harga Terjangkau

Setelah sukses merilis smartphone pertama mereka yaitu Redmi Note 7, CEO Redmi Lei Jun eksklusif mengkonfirmasi kabar yang menyebutkan akan ada smartphone flagship dari Redmi. Konfirmasi tersebut dilakukan sesaat sesudah perilisan Note 7, dimana ada beberapa hal lain yang disampaikan oleh Lei Jun contohnya bergabungnya Gionee dengan Xiaomi dan akan memulai kerjsama dengan Redmi.
Tetapi yang paling menarik tentu yaitu bocoran info dari Lei Jun yang menyebutkan bahwa Redmi ketika ini sedang dalam proses pengerjaan sebuah smartphone flagship, yang tidak akan meninggalkan ciri khas mereka yaitu harganya yang bersahabat. Tambahnya, smartphone flagship pertama Redmi ini akan berharga sekitar $370 atau kurang lebih Rp 5,1 jutaan.
Hal ini tentu menarik untuk dinantikan alasannya di pasar yang sama Xiaomi juga mempunyai Pocophone yang juga merupakan smartphone berspesifikasi flagship namun harganya terjangkau. Apakah nantinya tidak akan saling membunuh, hal ini dapat menjadi tontonan yang bagus. Atau mungkin Xiaomi selaku bos besar mempunyai rencana tertentu? Bisa jadi. Intinya untuk ketika ini Redmi sedang dalam masa dan momen yang bagus, dimana smartphone pertama mereka diterima dengan cukup baik dan tak berhenti hingga disitu mereka juga sedang mengerjakan sebuah smartphone baru.
Jadi, bagaimana? Tertarik?

Yang Perlu Diketahui Dari Pocophone F1, Smartphone Gres Yang Sukses Menciptakan Kehebohan

Pocophone, akhir-akhir ini nama itu santer didengar oleh para pecinta gadget terutama smartphone. Kemunculannya seakan bernostalgia alasannya yakni hampir-hampir menyerupai dengan kemunculan awal Xiaomi ketika itu; smartphone murah dengan jeroan mewah. Pada ketika itu, Xiaomi pun pribadi mendapat predikat “flagship killer“, predikat yang kurang lebih sama dengan apa yang didapatkan oleh Pocophone ini.
Pocophone Armoured Edition (via TrustedReviews)
Kenapa bisa mirip? Sebenarnya bukan diam-diam lagi alasannya yakni Pocophone ini merupakan sub-brand dari Xiaomi sehingga tak heran jikalau lalu merk gres ini memakai taktik induknya untuk menarik perhatian. Dan sejauh ini memang berhasil. Jika sebelum periode Pocophone tagar yang sangat sering dijumpai di forum-forum smartphone biasanya yakni #mendingxiaomi, ketika ini sudah muncul tagar #mendingpocophone atau #mendingpoco.
Nah, bagi pembaca yang masih ingin tau pada merk gres yang menarik perhatian ini, ada beberapa hal yang perlu diketahui. Setidaknya memperlihatkan citra wacana smartphone gres yang namanya menyerupai tarian tradisional salah satu wilayah Indonesia ini. Beberapa hal di bawah ini merupakan rangkuman dari aneka macam sumber mengenai Pocophone F1, smartphone pertama Pocophone yang menciptakan kehebohan hampir di seluruh dunia.
SNAPDRAGON 845


Bisa dibilang inilah senjata utama Pocophone F1 dalam menarik perhatian pecinta gadget. Untuk ketika ini, prosesor Qualcomm Snapdragon 845 merupakan seri tertinggi yang hanya dijumpai di smartphone flagship kelas atas semisal Samsung Galaxy S9 Series, ataupun smartphone gaming semacam Xiaomi Black Shark. Untuk Pocophone F1, chipset Snapdragon 845 Octa-core ini bisa menghasilkan clock-speed mencapai 2,8 GHz. Untuk mendukung kinerja grafisnya, GPU Adreno 630 telah terpasang dan bisa meningkatkan kinerja mencapai GPU 30%. RAM sebesar 6GB yang dikombinasikan dengan ruang penyimpanan sebesar 64GB dan 128GB menciptakan kinerja smartphone ini semakin powerful. Skor AnTuTu pada ketika pengujian Pocophone F1 menghasilkan skor mencapai 291.302. 
SISTEM PENDINGIN CAIR


Untuk menghindari panas berlebih yang dihasilkan oleh kinerja hardware-nya, Pocophone F1 mempunyai sistem pendingin cair yang sangat berkhasiat untuk mengurangi panas tersebut. Teknologi yang disebut LiquidCool Technology ini bekerja dengan cara cairan yang ada di bab dalam smartphone akan menguap ketika terjadi pemanasan yang lalu akan diregenerasi sehingga menjaga perangkat tetap terasa sejuk. Teknologi ini sangat berkhasiat ketika smartphone dipakai dalam kondisi yang ekstrim contohnya bermain game non-stop. Oh, ngomong-ngomong wacana game, Pocophone F1 mempunyai baterai berkapasitas 4,000 mAh yang tentunya sangat cukup untuk melahap game-game mobile yang semakin beragam. Jika baterai menipis, tak perlu khawatir alasannya yakni Pocophone F1 mendukung teknologi Quick Charge 3.0.
DUAL CAMERA WITH AI


AI, istilah ini juga semakin sering didengar di kalangan pecinta smartphone. Dan Pocophone F1 juga masuk dalam daftar smartphone yang dilengkapi AI khususnya pada dua kamera di bab belakangnya. Ya, Pocophone F1 mempunyai dua kamera di bab belakang yang ditempatkan secara vertikal di bab tengah perangkat. Dua kamera tersebut beresolusi masing-masing sebesar 12MP dengan sensor Sony dan 5MP dengan sensor Samsung. Tentunya dengan proteksi AI, gambar yang dihasilkan akan lebih anggun dan lebih berkualitas. Dan teknologi AI ini bukan hanya di kamera belakang, alasannya yakni kamera depan yang beresolusi 20MP juga dilengkapi teknologi serupa. 
HARGA TERJANGKAU


Diantara semuanya, yang menjadi daya tarik paling besar yakni harga yang ditawarkan. Pocophone F1 dengan teknologi canggih di atas ternyata dibandrol dengan harga yang sangat terjangkau. Varian paling tinggi dengan RAM 6GB dan memori internal 128GB, yang mempunyai back cover special edition memakai materi kevlar “hanya” dibandrol seharga Rp 5.1 jutaan. Untuk varian lainnya yang lebih rendah, dengan materi policarbonat, dibandrol seharga Rp 4.4 jutaan untuk RAM 6GB dengan memori internal 64GB dan Rp 4.9 jutaan untuk RAM 6GB dengan memori internal 128GB. 
Ada yang lebih murah?
MIUI FOR POCO


Tampilan antar muka khas Xiaomi yang disebut MIUI merupakan salah satu yang disukai para pengguna gadget. Dan untuk Pocophone F1, Xiaomi telah membuatkan MIUI tersebut dengan beberapa perbedaan sehingga menghasilkan antarmuka gres yang disebut MIUI for Poco yang dimodifikasi dari Android 8.1 Oreo. Dengan slogan Fast and Fluid, antar muka MIUI for Poco ini diklaim mempunyai kinerja yang lebih cepat dan lebih responsif, sesuai dengan tagline Pocophone yaitu Master of Speed.
DESAIN SEDERHANA


Pocophone F1 secara umum mempunyai tampilan yang sederhana, meskipun hampir sama dengan kebanyakan smartphone yang ada ketika ini; dengan notch dan bezel yang cukup tipis. Untuk back covernya, Pocophone memakai materi yang sudah usang tidak digunakan, yaitu polycarbonat. Penggunaan materi ini oleh beberapa pihak dianggap kurang “wah” alasannya yakni rata-rata smartphone ketika ini memakai materi beling atau metal. Kemungkinan besar, penggunaan materi polycarbonat tersebut merupakan taktik untuk memangkas biaya produksi sehingga harganya bisa lebih murah. Tetapi Pocophone F1 mempunyai satu edisi Istimewa yang memakai bahan kevlar di bab balakangnya yang disebut Armoured Edition. Kevlar merupakan materi unik yang cukup jarang dipakai dalam smartphone. Biasanya kevlar dipakai dalam pembuatan ban, ataupun dalam teknologi militer yaitu sebagai materi rompi anti peluru. Sudah terbayang bagaimana kuatnya bukan?
KETERSEDIAAN


Dengan respon yang luar biasa besar, Pocophone F1 ternyata telah disiapkan untuk banyak negara di dunia. Dari laman resmi Pocophone, smartphone Pocophone F1 akan disiapkan untuk lebih dari 50 negara yang tersebar di Asia, Eropa, Afrika, Timur Tengah, dan Amerika Latin. Lalu bagaimana dengan Indonesia? Tak perlu khawatir, Indonesia juga masuk ke dalam daftar-daftar negara peneriman Pocophone F1.
Itulah beberapa hal yang bisa menjadi pertimbangan bagi siapapun yang sedang mencari sebuah smartphone powerful dengan harga terjangkau. Untuk ketika ini, belum ada smartphone ber-chipset Snapdragon 845 yang dibandrol pada rentang harga tersebut. Pesaing paling bersahabat yakni Meizu 16 Series yang dibandrol seharga Rp 5 juta hingga Rp 6 jutaan. Kemudian menyusul ASUS ZenFone 5Z yang dibandrol dengan harga Rp 6 jutaan. 
Honor Play – Pesaing paling potensial bagi Pocophone F1 untuk ketika ini
Tetapi bukan berarti tak ada lawan sepadan, meskipun tidak memakai Snapdragon 845. Untuk ketika ini, satu-satunya yang bisa menjadi pesaing sepadan bagi Pocophone F1 yakni Honor Play. Berada di rentang harga yang sama, lalu juga memakai chipset kelas atas (Honor Play memakai chipset Kirin 970, sama menyerupai yang dipakai pada Huawei P20 Pro yang merupakan smartphone flagship), serta mendapat proteksi GPU Turbo. 
Bagaimana, tertarik? 

Xiaomi Siapkan Smartphone Gres Ber-Chipset Snapdragon 660 Dan Ai Kamera

Seperti yang banyak diperkirakan sebelumnya, Xiaomi telah menyiapkan sebuah smartphone gres lagi yang sekarang masih tersedia hanya di China. Smartphone ini merupakan penerus dari smartphone edisi sebelumnya yang sempat menciptakan heboh sebab harganya yang terjangkau dengan spesifikasi tinggi. Khas Xiaomi.
Adalah Xiaomi Mi 5X, yang dulu sempat heboh sebab spesifikasinya yang mumpuni sementara harganya diluar nalar. Meskipun tak beredar secara resmi di Indonesia, smartphone ini dapat ditemukan di beberapa toko online. Dan pada tanggal 27 April besok, Xiaomi akan meluncurkan penerus Xiaomi Mi 5X di China.
Ya, smartphone yang dimaksud yaitu Xiaomi Mi 6X.
Fitur Unggulan
Pertama tentu saja chipsetnya, yang memakai Snapdragon 660. Untuk menghadang laju ASUS yang semakin menggila sebab mempunyai senjata gres yang mempunyai hardware tangguh tetapi harganya juga ramah, Xiaomi harus mempersiapkan amunisi lain. Dan amunisi tersebut yaitu Mi 6X ini. 
Kemudian chipset tersebut didukung dengan RAM sebesar 4GB atau 6GB dengan penyimpanan internal 64GB dan 128GB. Layar berukuran 5.99 inchi beresolusi FullHD berasio kekinian 18:9 dengan panel IPS LCD tentu akan memanjakan mata dan menciptakan betah berlama-lama menatap layar smartphone yang sangat lega. Semuanya akan ditenagai dengan baterai sebesar 3.010 mAh yang telah memakai fitur Quick Charge 3.0.
Tetapi tentu saja bukan hanya itu. Xiaomi menyertakan fitur AI pada Xiaomi Mi 6X yang menciptakan performa dua kamera belakang dan satu kamera depan milik smartphone ini menghasilkan foto yang lebih baik. Kamera belakangnya sendiri berukuran 12MP + 20MP dengan fitur AI yang mereka sebut Xiao AI. Sementara kamera depannya berukuran 20MP.
Harga dan Ketersediaan
Dengan banyak sekali teknologi canggih semacam AI dan prosesor Snapdragon 660 tersebut, berapa harga yang ditawarkan untuk Xiaomi Mi 6X di pasaran? Meskipun smartphone ini untuk sementara hanya akan dipasarkan di China – dirilis besok, tanggal 27 April 2018 – yang akan tersedia baik secara online maupun offline, diperkirakan akan mendapat antusiasme yang tinggi.
Xiaomi sendiri menciptakan Mi 6X ini ke dalam beberapa varian, yaitu varian yang memakai RAM 4GB dan mempunyai internal storage sebesar 64GB yang akan ditawarka seharga Rp 3.5 jutaan. Kemudian versi kedua yang mempunyai RAM 6GB dengan storage sebesar 64GB seharga Rp 3.9 jutaan. Dan versi tertinggi dengan RAM 6GB dan penyimpanan internal sebesar 128GB seharga Rp 4.3 jutaan.
Seperti yang ditulis di atas, bahwa untuk sementara ketersediaan Xiaomi Mi 6X ini hanya ada di China. Belum ada gosip terkait dengan ketersediaan di luar China, termasuk Indonesia. Semoga saja Xiaomi membawa smartphone ini ke Indonesia mengingat banyaknya MiFans yang ada di Indonesia. Apalagi dengan harga yang menyerupai itu, tentunya akan menjadi persaingan yang seru antara Mi 6X dan ZenFone 5Q yang sudah niscaya akan dibawa ke Indonesia.
Bagaimana, tertarik?